YPPH Depok

Musyawarah Koordinasi Bulanan, Ketua Pembina: GNH adalah Standart Hidup Kader Hidayatullah

Published 08 October 2022

Manusia merupakan makhluk sosial yang mana tidak mampu hidup terpisah dan membutuhkan bantuan satu sama lain. Salah satu yang paling penting adalah kebutuhan informasi dan pertukaran gagasan.

Oleh karenanya Islam menjunjung tinggi musyawarah. Secara definitif, musyawarah adalah perundingan dan pertukaran pendapat mengenai suatu perkara agar dipertimbangkan untuk kemaslahatan bersama, sebagaimana dikutip dari jurnal Al-Daulah.

Kebiasaan musyawarah ini dicontohkan oleh Rasulullah SAW, sebagaimana tergambar dalam riwayat Abu Hurairah RA, ia berkata: "Saya tidak pernah melihat seseorang yang paling sering melakukan musyawarah selain dari Rasulullah SAW," (H.R. Tirmidzi).

Atas dasar inilah Pengurus Pondok Pesantren Hidayatullah Depok rutin melaksanakan Musyawarah Bulanan bersama Pembina, Pengawas, Pengurus dan LPPM serta seluruh unit pendidikan maupun non-militer pendidikan. Jum'at, 07/10/2022.



Tujuan dilaksanakannya musyawarah bulanan ini adalah untuk melaporkan, mengkoordinasikan dan mengevaluasi program yang telah dilakukan maupun yang sedang berjalan oleh seluruh pengurus dan unitnya. 

Dalam musyawarah tersebut hadir juga Ketua Pembina Pondok Pesantren Hidayatullah Depok, KH. Abu A'la Abdullah, Anggota Pembina Ust. Drs. Wahyu Rahman dan Ketua Pengawas Ust. Abdul Muhaimin, M.M.

Dalam Taujihnya Ketuan Pembina menyampaikan bahwa pendidik integral berbasis tauhid, pendidikan Al-Quran dan Adab menjadi keunggulan kompetitif utama di era saat ini. 

"Saat ini Pedidikan Al-Quran dan adab di Hidayatullah Depok harus menjadi keunggulan kompetitif utama, makannya harus menjadi habit dan rutinitas, harus sering di buat kajian sehingga menjadi karakter dan menjadi kultur". Ucapnya

Sehingga pendidikan yang diberikan kepada peserta didik tidak hanya asupan intelektualitas akan tetapi juga spiritualitas. 

“Pendidikan yang kita jual tidak saja hanya sekadar intelektualitas. Kalo itu sudah banyak, banyak profesor, doktor, ahli hukum, tapi korupsi, menjadi buzzer (penyebar HOAX) memanipulasi hukum dan sebagainya.” Imbuhnya.

 

Dalam akhir taujihnya Ketua Pembina berpesan agar seluruh Pegawai Pondok Pesantren Hidayatullah Depok menjaga spritualitasnya dengan menjalankan GNH.
"Standart hidup sehari-hari kader Hidayatullah adalah GNH, maka dari itu jaga GNH karena itu adalah kultur Hidayatullah". pungkasnya.

Semoga Allah senantiasa memberikan keberkahan dan keistiqamahan dalam jalan dakwah Hidayatullah. Aamiin